Perangkat komputer yang dapat digunakan untuk menciptakan output yang berguna
Piranti output (Alat keluaran) adalah perangkat komputer yang digunakan untuk menghasilkan keluaran, baik itu dalam bentuk cetakan kertas (hardcopy), tampilan layar monitor (softcopy), atau suara. Sejumlah contoh peranti output meliputi printer, speaker, plotter, monitor, dan perangkat lainnya. Output yang dihasilkan oleh peranti ini dapat berupa tulisan, gambar, suara, atau bentuk lain yang dapat dibaca oleh mesin. Peranti output dapat dibagi menjadi peranti hard-copy, soft-copy, dan drive device.
Salah satu peranti output yang umum digunakan adalah monitor. Monitor merupakan peranti keluaran softcopy yang digunakan untuk menampilkan gambar pada layar. Terdapat dua jenis teknologi monitor, yaitu CRT (Cathode Ray Tube) dan LCD (Liquid Crystal Display). Monitor memiliki berbagai ukuran diagonal layar, seperti 15", 16", 17", 18.5", 19", 22", dan lainnya.
Resolusi monitor juga merupakan faktor penting yang perlu diperhatikan. Terdapat berbagai standar resolusi monitor, mulai dari CGA (Color Graphics Adapter) hingga QXGA (Quad Extended Graphics Array). Dot pitch dan kecepatan refresh juga memiliki peran dalam menentukan kualitas tampilan monitor. Semakin kecil nilai dot pitch dan semakin tinggi kecepatan refresh, maka tampilan monitor akan semakin tajam dan nyata.
Dengan demikian, pemahaman mengenai piranti output dan karakteristik monitor dapat membantu dalam memilih peranti yang sesuai dengan kebutuhan pengguna.
Interlaced dan Noninterlaced merupakan dua jenis teknologi monitor yang berbeda. Interlaced monitor menampilkan informasi dalam dua tahapan, sementara noninterlaced monitor hanya menggunakan satu tahapan. Misalnya, televisi sering menggunakan interlaced untuk memperlihatkan gambar dengan jelas. Namun, efek dari interlaced monitor bisa menyebabkan kerdip yang melelahkan mata dan memengaruhi kualitas penyajian informasi.
Kedalaman warna pada monitor juga dipengaruhi oleh jumlah bit. Bit merupakan unit terkecil yang dapat dimengerti oleh komputer, yang menentukan berbagai variasi warna yang dapat ditampilkan oleh layar monitor. Selain itu, jenis monitor, warna, dan resolusi gambar juga ditentukan oleh graphic adapter card yang menghubungkan monitor dengan computer.
Monitor CRT adalah monitor besar yang menggunakan tabung gelas untuk menampilkan gambar. Monitor ini memberikan warna yang lebih kaya dibandingkan monitor LCD, sehingga sering dipilih oleh para desainer grafis. Di sisi lain, monitor LCD memiliki bentuk yang ramping, ringan, dan tipis, serta mengkonsumsi daya listrik yang lebih rendah daripada monitor CRT.
Ada dua jenis teknologi display pada LCD: Passive Matrix dan Active Matrix. Passive Matrix menggunakan lapisan LCD di atas kisi-kisi kawat untuk memberikan daya pixel, sementara Active Matrix mengalirkan arus listrik ke berbagai sisi kisi-kisi kawat untuk tampilan yang lebih cerah dan dapat dilihat dari segala arah.
Perbedaan antara monitor CRT dan LCD terletak pada ukuran fisik, warna, resolusi, kecerahan, sudut pandang, pemakaian daya, emisi radiasi, dan harga. Monitor CRT memiliki ukuran fisik yang lebih besar daripada LCD dan dapat menampilkan jutaan warna, sementara LCD telah mampu memproduksi warna yang lebih halus. Resolusi monitor CRT dapat bervariasi, sedangkan LCD hanya memiliki satu resolusi native. Kelebihan CRT adalah kecerahan gambar yang tidak menjadi masalah, sedangkan LCD memiliki level kecerahan yang berbeda. Monitor LCD juga memiliki sudut pandang yang lebih kecil dan lebih efisien dalam pemakaian daya listrik. Dan secara umum, monitor LCD lebih mahal daripada CRT.
Monitor plasma menggunakan gas untuk mengeluarkan cahaya, sementara monitor electroluminescent mengandung bahan yang bercahaya saat dialiri arus listrik. Printer adalah perangkat keras yang digunakan untuk mencetak tulisan, gambar, dan tampilan lainnya dari komputer ke media kertas. Resolusi printer diukur dalam dpi, yang menunjukkan jumlah titik dalam luas area 1 inci. Jenis printer impact menggunakan print heads untuk mentransfer tinta ke media cetak dengan cara menekan tinta sampai menyentuh kertas. Printer dot matrix adalah contoh printer impact yang menggunakan pita untuk mencetak karakter dengan titik-titik yang saling menghubungkan satu sama lain. Epson adalah salah satu produsen printer dot matrix yang terkenal.
Printer Daisy Wheel adalah jenis printer yang menghasilkan huruf dengan kualitas yang sangat baik. Cara kerja printer ini mirip dengan mesin tik, di mana terdapat piringan yang terbuat dari plastik atau logam dengan karakter-karakter di setiap ujungnya. Untuk mencetak, printer memutar piringan sampai huruf yang diinginkan berada di depan kertas dan palu akan mengetuk piringan untuk menekan tinta ke kertas.
Printer Thimble menggunakan elemen berbentuk thimble yang terdiri dari batangan plastik yang diatur melingkar, dengan pola karakter di ujung batangan. Sementara itu, Chain Printer menggunakan rantai yang berisi karakter-karakter untuk mencetak, dengan kecepatan yang tinggi. Band Printer juga bekerja serupa dengan Chain Printer, tetapi menggunakan pita besi yang berisi karakter-karakter.
Drum Printer memiliki kumpulan karakter di permukaan drum metal, di mana palu pemukul akan mengetuk karakter yang diinginkan untuk dicetak.
Sementara itu, Nonimpact Printer adalah jenis printer yang tidak menekan tinta ke kertas dan memiliki berbagai cara kerja, seperti menggunakan elemen panas atau menyemprotkan tinta ke media. Inkjet Printer menggunakan tinta cair untuk mencetak dengan kualitas yang baik, sementara Thermal Printer menggunakan panas untuk membakar karakter di kertas. Electrostatic Printer dan Thermal Transfer Printer juga termasuk dalam jenis Nonimpact Printer.
Laser Printer merupakan jenis printer yang menggabungkan teknologi xerographic dengan laser untuk menghasilkan karakter dalam bentuk titik-titik yang sangat kecil dan rapat, sehingga menghasilkan kualitas cetakan yang baik. Serial Printer dan Line Printer bekerja secara serial dan mencetak satu baris sekaligus setiap saat. Page Printer, seperti laser printer, dapat mencetak satu halaman sekaligus dengan kecepatan yang tinggi.
Intelligent Printer Controller adalah alat yang dapat menghubungkan beberapa komputer dengan beberapa printer secara otomatis. Sedangkan Plotter adalah alat cetak yang digunakan untuk mencetak grafik atau gambar dengan baik, menggunakan pena atau inkjet. Terdapat berbagai jenis plotter, seperti Plotter Pena, Plotter Elektrostatis, Plotter Thermal, Plotter Pemotong, dan Plotter Format Lebar.
COM (Computer Output Microfilm) adalah piranti yang dapat menghasilkan gambar dalam gulungan microfilm atau microfiche, sementara Audio adalah piranti yang digunakan untuk menghasilkan suara digital hingga musik. Piranti ini memerlukan kartu suara, perangkat lunak, dan speaker untuk mengonversi teks menjadi suara dalam sistem komunikasi yang berkaitan dengan proses perekaman dan transmisi suara.




0 comments