Angin dalam diriku
Matahari ini begitu menyengat, panasnya membuatku ingin cepat meninggalkan tempat ini. Aku berlari di antara bayangan, angin sepoi-sepoi menyentuhku. Tiba-tiba, suasana menjadi sejuk saat aku melihat bayangan pohon yang menawarkan teduh.
Namun, ketika angin mulai bertiup, dedaunan pohon mulai berguguran perlahan-lahan. Hatiku pun terasa gundah, mengapa dedaun harus gugur dan terjatuh begitu saja? Ternyata, hembusan angin yang lembut dapat membuat dedaunan jatuh, sama seperti ketika kamu memberikan cintamu yang begitu lembut padaku.
Aku terluka, walau hanya sebentar, tapi rasa itu tetap terasa hingga saat ini, besok, dan selamanya.
Tags:
Lain-lain




0 comments