SELAMAT DATANG DI PEKANBARU LEGION

Cara Memuliakan Orang Tua Setelah Mereka Tiada


Dari Abu Usaid Malik bin Rabi'ah As-Sa'idi, ia menyatakan tentang cara berbakti kepada orang tua setelah mereka meninggal dunia atau tidak hadir.

بَيْنَا نَحْنُ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- إِذَا جَاءَهُ رَجُلٌ مِنْ بَنِى سَلِمَةَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ هَلْ بَقِىَ مِنْ بِرِّ أَبَوَىَّ شَىْءٌ أَبَرُّهُمَا بِهِ بَعْدَ مَوْتِهِمَا قَالَ « نَعَمِ الصَّلاَةُ عَلَيْهِمَا وَالاِسْتِغْفَارُ لَهُمَا وَإِنْفَاذُ عَهْدِهِمَا مِنْ بَعْدِهِمَا وَصِلَةُ الرَّحِمِ الَّتِى لاَ تُوصَلُ إِلاَّ بِهِمَا وَإِكْرَامُ صَدِيقِهِمَا ».

Kami berada di hadapan Rasulullah -semoga keselamatan dan rahmat Allah terlimpah padanya- ketika seorang pria dari Bani Salimah datang dan bertanya, "Ya Rasulullah, apakah masih ada cara untuk saya berbuat baik kepada kedua orang tua saya setelah mereka meninggal dunia?" Beliau menjawab, "Ya, dengan mendoakan keduanya, memohon ampun bagi keduanya, memenuhi janji-janji mereka setelah mereka tiada, menjaga hubungan kekerabatan yang hanya bisa terjalin melalui keduanya, serta memuliakan sahabat-sahabat baik keduanya."

Dalam sebuah hadits lain, kita dapat melihat bagaimana berbakti kepada orang tua yang telah meninggal dengan berbuat baik kepada keluarga teman dekat orang tua. Ibnu Dinar meriwayatkan bahwa Abdullah bin Umar pernah bertemu dengan seorang lelaki Badui di tengah perjalanan ke Makkah. Abdullah bin Umar memberikan salam kepada lelaki itu, mengajaknya naik ke atas keledainya, dan memberikan sorban untuk dipakai di kepalanya.

Ibnu Dinar berkata kepada Ibnu Umar, "Semoga Allah memberikan kebaikan padamu. Orang itu adalah seorang Badui dan dia senang dengan sedikit yang diberikan kepadanya." Abdullah bin Umar menjawab, "Ayah dari Badui tersebut adalah kenalan baik saya, Umar bin Al-Khattab. Saya pernah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda bahwa berbuat baik kepada keluarga teman dekat orang tua merupakan bentuk bakti yang mulia."

إِنَّ أَبَرَّ الْبِرِّ صِلَةُ الْوَلَدِ أَهْلَ وُدِّ أَبِيهِ

Benar bahwa kebajikan yang paling mulia adalah hubungan yang hangat antara seorang anak dan cinta kasih ayahnya.

Dalam kisah lain, Ibnu Dinar menceritakan tentang Ibnu Umar, "Ketika pergi ke Makkah, Ibnu Umar selalu membawa keledai sebagai pengganti unta jika ia merasa lelah, dan ia juga selalu memakai sorban di kepalanya. Suatu hari, saat Ibnu Umar pergi ke Makkah dengan keledainya, seorang Arab Badui lewat. Ibnu Umar pun bertanya, 'Apakah engkau putra si fulan?' Sang Arab Badui menjawab, 'Ya, betul.' Lalu Ibnu Umar memberikan keledai tersebut padanya, sambil berkata, 'Naiklah keledai ini.' Ia juga memberikan sorban (imamahnya) seraya berkata, 'Pakailah sorban ini di kepalamu.'

Seorang teman Ibnu Umar berkomentar, 'Semoga Allah mengampuni engkau telah memberikan keledai dan sorban kepada orang Badui ini, yang biasanya engkau gunakan.' Ibnu Umar menjawab, 'Aku pernah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,..."

إِنَّ مِنْ أَبَرِّ الْبِرِّ صِلَةَ الرَّجُلِ أَهْلَ وُدِّ أَبِيهِ بَعْدَ أَنْ يُوَلِّىَ

Salah satu bentuk kebajikan yang paling mulia adalah menjaga hubungan seorang lelaki dengan keluarga ayahnya setelah beliau meninggal dunia.

Mungkin salah satu cara untuk berbuat baik kepada orang tua adalah dengan bersedekah atas nama orang tua yang telah meninggal dunia. Abdullah bin Abbas radhiyallahu ‘anhuma mengatakan bahwa hal ini dapat dilakukan sebagai bentuk penghormatan dan pengabdian kepada orang tua yang telah tiada.

أَنَّ سَعْدَ بْنَ عُبَادَةَ – رضى الله عنه – تُوُفِّيَتْ أُمُّهُ وَهْوَ غَائِبٌ عَنْهَا ، فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ أُمِّى تُوُفِّيَتْ وَأَنَا غَائِبٌ عَنْهَا ، أَيَنْفَعُهَا شَىْءٌ إِنْ تَصَدَّقْتُ بِهِ عَنْهَا قَالَ « نَعَمْ » . قَالَ فَإِنِّى أُشْهِدُكَ أَنَّ حَائِطِى الْمِخْرَافَ صَدَقَةٌ عَلَيْهَا

Kisah Saad bin Ubada - semoga Allah meridainya - ketika ibunya meninggal saat ia sedang tidak berada di dekatnya. Saad pun bertanya kepada Rasulullah, "Wahai Rasulullah, ibuku telah meninggal saat aku tidak ada di dekatnya. Apakah akan ada manfaat baginya jika aku bersedekah atas namanya?" Rasulullah menjawab, "Tentu saja." Saad kemudian bersaksi, "Aku bersumpah kepadamu bahwa pagar lambungku adalah sedekah untuknya."

Memberikan sedekah untuk mayit akan memberikan manfaat bagi mereka berdasarkan kesepakatan umat Islam. Sebagaimana yang disebutkan dalam Majmu' Al-Fatawa karya Ibnu Taimiyah, 24: 314.

Ada enam tindakan yang dapat kita lakukan untuk berbakti kepada orang tua yang telah meninggal dunia:

1. Berdoa untuk kedua orang tua.
2. Memohon ampunan kepada Allah untuk kedua orang tua.
3. Menepati janji yang telah dibuat kepada mereka setelah mereka tiada.
4. Memperkuat hubungan silaturahim dengan keluarga dekat mereka yang belum terjalin.
5. Menghormati teman dekat orang tua.
6. Memberikan sedekah atas nama orang tua yang telah pergi.

Semoga kita dapat mengamalkannya. Selama kita masih hidup, inilah kesempatan terbaik kita untuk berbakti kepada orang tua. Karena berbakti kepada keduanya adalah jalan yang mudah menuju surga.
Dari Abu Darda radhiyallahu 'anhu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah bersabda.

الْوَالِدُ أَوْسَطُ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ فَإِنْ شِئْتَ فَأَضِعْ ذَلِكَ الْبَابَ أَوِ احْفَظْهُ

"Orang tua adalah pintu tengah menuju surga, jika ingin, bisa kau jadikan pintu itu sebagai patokan atau kau simpan dengan baik."

Al-Qadhi Baidhawi mengungkapkan bahwa bakti kepada orang tua merupakan kunci terbaik dan tertinggi untuk masuk surga. Artinya, cara terbaik untuk mencapai surga dan meraih derajat tertinggi di surga adalah dengan patuh kepada orang tua dan selalu mendampingi mereka. Sebagian ulama juga menyatakan, 'Di surga terdapat banyak pintu. 

Namun, pintu yang paling nyaman untuk masuk adalah yang terletak di tengah. Dan cara untuk masuk surga melalui pintu tersebut adalah dengan memenuhi kewajiban kepada orang tua.' Jika orang tua kita masih ada, mari manfaatkan kesempatan untuk berbakti kepada mereka meskipun kesibukan kita sebanyak apapun. Hanya Allah lah yang memberikan petunjuk dan pertolongan. 



Tags:

Share:

0 comments