SELAMAT DATANG DI PEKANBARU LEGION

Zina mempersempit jalan rezeki


Assalamu'alaikum wr. wb.....Dari suatu kisah yang menginspirasi, mari kita gali dan raih hidayah serta taufiqNya. Cerita yang akan saya bagikan kali ini sangat menyentuh hati dan memperkuat iman serta keyakinan kita kepada Allah SWT. Kisah ini saya ambil dari tausiyah Ustaz Yusuf Mansur, salah satu sosok yang saya kagumi.

Pada suatu hari, datanglah sepasang suami istri yang berpakaian rapi dan sopan kepada Ustaz Yusuf Mansur untuk meminta nasehat. Sang istri bercerita, "Ustadz, suami saya tidak kunjung mendapatkan pekerjaan sejak menikah. Sudah mencoba mencari, bahkan membuka usaha sendiri malah membuatnya terjerat hutang." Ustaz pun bertanya, "Bagaimana kalian bisa makan sehari-hari?" Sang istri menjawab, "Dari hasil usaha kecil saya, ustadz. Saya mengajar untuk mencukupi kebutuhan kami."

Ustaz Yusuf Mansur terdiam sejenak, lalu bertanya kepada suami, "Sudah berapa lama kalian menikah tanpa pekerjaan?" Sang suami menjawab, "Sudah 7 tahun, ustadz." Ustaz pun tersadar, bahwa ini bukan sekadar cobaan biasa. Setelah dihadapkan pada dosa besar zina, suami itu pun menangis tersedu. Ia memohon ampunan kepada Allah dan ustaz membimbingnya untuk bertaubat.

Dampak buruk dari dosa besar yang dilakukan bisa mempersempit rezeki, bukan hanya dalam bentuk uang, tetapi juga harta, anak, karir, jodoh, keharmonisan rumah tangga, dan segala hal yang membawa kebaikan. Jangan sampai dosa-dosa kita membatasi rizki yang Allah berikan. Semoga kita selalu dijauhkan dari dosa dan murka-Nya.

Cerita ini diharapkan dapat membawa kita mendekat pada hidayah dan meraih rahmat serta taufiq dari-Nya. Aamiin.... Hatilah sangat berhati-hati, karena zina dapat menghapus amal ibadah kita selama 40 tahun. Jangan mendekati, apalagi melakukan zina, karena selain siksa di akhirat, kehidupan di dunia pun akan sulit akibatnya. Semoga kita senantiasa terjaga dan terlindungi dari perbuatan dosa dan maksiat. Nau'dzubillah min dzalik.... Hatilah, karena zina adalah dosa besar yang harus dihindari dengan sungguh-sungguh.


 

Tags:

Share:

0 comments