SELAMAT DATANG DI PEKANBARU LEGION

Aqiqah adalah sebuah tradisi penting dalam agama Islam


Jika kita memiliki barang yang memberikan manfaat dan kita bangga memiliki barang tersebut, namun barang tersebut tergadai, tentu kita akan berusaha sekuat tenaga untuk menebusnya. Hal yang sama berlaku untuk Aqiqah, karena itu adalah cara kita untuk menebus anak kita yang masih tergadai. Rasulullah bersabda bahwa setiap anak digadaikan dengan Aqiqahnya, dan itu dilakukan pada hari ke-7 setelah kelahirannya.

Aqiqah merupakan bentuk syukur kita atas anugerah yang diberikan oleh Allah SWT kepada kita. Selain itu, Aqiqah juga membawa manfaat lain, seperti mempererat silaturahmi dengan tetangga, kerabat, dan fakir miskin. Ada perbedaan pendapat di antara para ulama tentang hukum Aqiqah. Namun, mayoritas sepakat bahwa Aqiqah hukumnya Sunnah Mu'akkadah.

Untuk jumlah hewan yang diperlukan untuk Aqiqah, biasanya untuk anak laki-laki diperlukan 2 ekor kambing, sedangkan untuk anak perempuan cukup 1 ekor kambing. Namun, dalam kondisi kesulitan, 1 ekor kambing juga sudah cukup. Aqiqah sebaiknya dilakukan pada hari ke-7 setelah kelahiran anak, namun bisa juga dilakukan pada hari ke-14, ke-21, atau kapan pun yang memungkinkan.

Disarankan agar orang yang mengaqiqahkan anaknya untuk memotong kambing sendiri sambil membaca doa-doa yang telah diajarkan. Daging Aqiqah dapat dibagikan kepada fakir miskin sebagai sedekah, kepada kerabat, tetangga yang membantu persalinan, atau suku bangsa tertentu. Sebagian daging juga boleh dimakan sendiri, namun tidak boleh lebih dari sepertiga bagian.

Terakhir, jangan lupa untuk mendoakan anak yang di-Aqiqahi dengan kalimat perlindungan dari Allah SWT.

Tags:

Share:

0 comments